Sebelum salat Jumat berjamaah, Irjen Kalingga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada lingkungan pesantren. Ia mengajak para santri, pengurus ponpes, dan masyarakat bersama-sama menjaga kerukunan serta keamanan lingkungan.
"Melalui Jumat Keliling ini, kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Polri harus hadir, mendengar, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat," ungkap Irjen Kalingga.
Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda serta menjaga nilai-nilai kebersamaan. Karena itu, sinergi kepolisian dengan tokoh agama dan kalangan pesantren perlu terus diperkuat.
"Kami berharap lingkungan pesantren terus menjadi ruang yang sejuk, aman, dan mampu melahirkan generasi berakhlak baik. Mari bersama-sama menjaga persatuan serta mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas," pesannya.
Melalui program Jumling, Polda NTB mendorong pendekatan kepolisian yang humanis dan terbuka. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan memperkuat kepercayaan publik, sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
E_01

Social Footer